SKMHT dan APHT: Pengertian, Perbedaan, Biaya, dan Contoh Lengkapnya
Apa yang dimaksud dengan APHT dan SKMHT dalam pembelian unit rumah KPR? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!

Ketika mengajukan KPR, kamu akan berhadapan dengan sejumlah dokumen penting. Di antara sekian banyak dokumen tersebut, ada APHT dan SKMHT yang perlu kamu miliki. Untuk memahami lebih jauh tentang APHT dan SKMHT serta kegunaannya, kita akan membahasnya lebih lanjut dalam artikel ini.
Baca juga: Panduan Lengkap KPR
Apa yang Dimaksud dengan APHT?
APHT merupakan singkatan dari Akta Pemberian Hak Tanggungan. Jadi, APHT merupakan sebuah dokumen yang mengatur mengenai persyaratan dan ketentuan yang terkait dengan pemberian hak tanggungan dari debitur (yang berutang) kepada kreditur (yang memberikan kredit).
Pemberian hak ini bertujuan untuk dijadikan jaminan agar debitur bertanggungjawab untuk membayar pinjaman utangnya kepada kreditur. Objek yang dapat digunakan sebagai APHT adalah barang berharga milik debitur, seperti rumah, tanah, dan sebagainya. Apabila jaminan dimiliki lebih dari satu orang, maka seluruh pemilik tersebut wajib menandatangani APHT.
Tidak hanya dalam pengajuan KPR, APHT juga bisa dipakai ketika seseorang ingin mengajukan pinjaman lain ke bank atau ke koperasi.
Apa yang Dimaksud dengan SKMHT?
SKMHT merupakan singkatan Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan. Artinya, SKMHT adalah surat kuasa yang dibutuhkan apabila ingin membeli rumah secara kredit namun sertifikat kepemilikan masih menggunakan atas nama developer. Dalam kondisi seperti ini, APHT tidak bisa dibebankan secara langsung. SKMHT bisa menjadi pengganti APHT apabila sertifikat objek jaminan pinjaman masih berada di tangan pemilik sebelumnya atau di developer.
Singkatnya, developer memberikan kuasa kepada kreditur untuk mewakilinya untuk menjaminkan tanah atau bangunan yang mereka miliki.
Perbedaan APHT dengan SKMHT
Pada dasarnya APHT merupakan akta dari sebuah objek jaminan yang kepemilikannya tertera jelas. Apabila sertifikat objek jaminan pinjaman masih berada di tangan developer atau pemilik yang sebelumnya, SKMHT bisa menggantikan APHT. Dengan adanya SKMHT, pihak kreditur dapat membebankan hak tanggungan kepada peminjam kredit meskipun hak kepemilikan objek masih belum atas nama sang peminjam.
Kapan APHT dan SKMHT Berlaku?
Baik APHT maupun SKMHT sama-sama menunjukkan pembebanan Hak Tanggungan. Dokumen ini berlaku sejak pemberian Hak Tanggungan di depan PPAT setempat. Karena itu, pemberi Hak Tanggungan harus datang di kantor PPAT tersebut. Kalau pemilik tanah tidak datang atau perwakilan yang ditunjuk tidak membawa surat kuasa, maka proses gadai sertifikat tanah tak dapat dilakukan.
Apabila semua pihak terkait hadir, maka proses pemberian Hak Tanggungan dapat dilanjutkan. Adapun hal-hal yang akan tertera pada APHT antara lain:
- Persyaratan spesialitas
- Jumlah kredit berdasarkan perjanjian
- Penunjukan objek Hak Tanggungan
- Hal-hal lain yang menjadi kesepakatan antara debitur dengan kreditur.
Selanjutnya, kreditur akan memperoleh tanda bukti berupa Sertifikat Hak Tanggungan yang isinya adalah salinan APHT dan Buku Tanah Hak Tanggungan.
Dalam proses aplikasi KPR, transaksi jual beli harus terlebih dahulu diselesaikan lewat penandatanganan Akta Jual Beli. Nantinya, status tanah yang kamu punya akan jadi jaminan selama tenor pinjaman. Seandainya suatu saat terjadi kredit macet, maka bank dapat menyita lahan tersebut untuk melunasi utangmu sebagai debitur.
Proses penyitaan ini mungkin dilakukan karena memiliki dasar hukum yang kuat berupa salinan dokumen yang jadi bukti Hak Tanggungan.
Berapa Biaya APHT dan SKMHT?
Seperti halnya pembuatan surat atau dokumen lain, pembuatan APHT juga dikenakan biaya. Nilainya berbeda-beda, tergantung nilai transaksi atau kredit yang akan kamu lakukan. Tapi biasanya besarannya adalah 0,25% dari 125% jumlah kredit. Tepatnya berikut ini yang perlu kamu ketahui:
- Biaya cek sertifikat: Rp100.000
- Biaya SK: Rp1.000.000
- Biaya validasi pajak: Rp200
- Biaya AJB: Rp2.400.000
- Biaya BBN: Rp750.000
Namun perlu diingat, biaya di setiap notaris bisa berbeda tergantung letak propertinya. Bisa lebih mahal atau lebih murah. Dan yang membayar bisa pembeli atau penjual.
Biaya pembuatan SKMHT dan APHT biasanya sudah termasuk biaya notaris saat melakukan jual-beli rumah. Biaya tersebut juga termasuk pengecekan sertifikat, validasi pajak, penerbitan SK, biaya BBN serta pembuatan Akta Jual Beli. Semua biaya ini harus dibayar terlebih dahulu agar APHT dapat diterbitkan dan kamu bisa menerima kredit yang dicairkan oleh bank.
Berapa Lama Pembuatan APHT dan SKMHT?
Pembuatan SKMHT sendiri harus sesuai dengan ketetapan UU yang berlaku dan ini mesti dipatuhi oleh semua Notaris atau PPAT yang akan membuat SKMHT ini serta oleh PPAT yang akan membuat APHT yang dibuat berdasarkan SKMHT.
Jangka waktu peningkatan dari SKMHT sampai menjadi APHT adalah selama 1 bulan untuk tanah terdaftar dan 3 bulan untuk tanah belum terdaftar.
Contoh APHT dan SKMHT
Untuk mengetahui secara lebih detail contoh APHT dan SKMHT terbaru, bisa kamu mengunduhnya di sini dan di sini.
Mengajukan KPR merupakan salah satu opsi memiliki rumah cepat meski dana yang kamu punya masih terbatas. Kalau kamu ingin mengajukan KPR dan pindah KPR lebih mudah dan praktis, kamu bisa melakukannya di platform IDEAL.
Sebagai platform khusus KPR, kamu bisa mengajukan KPR ke lebih dari satu bank dan memantau progress-nya secara online. Temukan rumah KPR impianmu sekarang juga bersama IDEAL!
Ditulis oleh
Baca selanjutnya
Panduan lain yang mungkin membantu
Pertanyaan umum
Masih punya pertanyaan soal KPR?
Apakah IDEAL sudah terdaftar di OJK?
Apakah IDEAL sudah terdaftar dan diawasi oleh pemerintah soal keamanan data?
Bagaimana IDEAL memproteksi data saya?
Jelajahi semua panduan
Artikel lain untuk perjalanan rumahmu

6 Maret 20262 menit membaca
Foreigner Mortgage Requirements in Indonesia (Your 2026 Checklist)
Foreigner Mortgage Requirements in Indonesia (Your 2026 Checklist)

6 Maret 20262 menit membaca
How to Apply for a Mortgage in Indonesia as a Foreigner (2026 Guide for Expats)
How to Apply for a Mortgage in Indonesia as a Foreigner (2026 Guide for Expats)

6 Maret 20262 menit membaca
Can Foreigners Get a Mortgage in Indonesia in 2026?
Can Foreigners Get a Mortgage in Indonesia in 2026?

4 September 20254 menit membaca
Besaran Biaya KPR Mandiri Terbaru 2025 (Terbaru Agustus)
Ingin ajukan KPR Mandiri? Berikut ini adalah besaran biaya KPR Mandiri terbaru, mulai dari biaya...

2 September 20254 menit membaca
Perhitungan KPR Muamalat 2025 (Update September)
Bagi Anda yang ingin mengajukan KPR Muamalat, berikut ini adalah cara perhitungan KPR Muamalat terbaru

2 September 20254 menit membaca
Perhitungan KPR Mandiri 2025 (Update September)
Berikut ini adalah cara perhitungan KPR Mandiri terbaru tahun 2025

