Seputar Kredit Bangun Rumah (KBR) dan Cara Pengajuannya
Adakah produk KPR untuk bangun rumah? Bagaimana cara pengajuan kredit bangun rumah? Simak penjelasannya!

Membeli rumah memang bisa menjadi cara yang mudah dan praktis untuk memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, menemukan rumah yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan kadang bukan hal mudah. Karena itu, membangun rumah sendiri adalah solusi yang bisa diambil. Dengan membangun rumah sendiri, kamu bisa menentukan lokasi, material, hingga desain dan ukuran rumah dengan bebas.
Namun, membangun rumah tentu butuh dana yang tidak sedikit. Jika mereka yang ingin membeli rumah bisa menggunakan fasilitas KPR untuk pembiayaan, bagaimana dengan kamu yang ingin membangun rumah sendiri dari awal? Jawabannya: kamu bisa menggunakan KBR (Kredit Bangun Rumah).
Baca juga: Panduan Lengkap KPR
Apa Itu Kredit Bangun Rumah?
Fasilitas pembiayaan untuk membangun rumah sendiri ada berbagai macam. Salah satunya adalah KBR atau Kredit Bangun Rumah. KBR merupakan produk pinjaman jangka pendek yang bisa kamu gunakan untuk membiayai proses pembangunan rumahmu.
KBR pada dasarnya sama dengan KPR. Hal yang membedakan keduanya adalah tujuan penyaluran kreditnya. Kalau KPR untuk membeli, maka KBR adalah untuk membangun rumah. Pinjaman ini bisa digunakan oleh individu untuk keperluan mendirikan rumah dari awal atau membangun lagi rumah dari awal setelah dirobohkan.
KBR juga bisa berupa pembiayaan untuk membeli lahan dan membangun hunian atau lokasi usaha dengan menggunakan sertifikat rumah atau lahan yang akan dibangun sebagai jaminannya.
Apakah Bisa Pinjam Uang di Bank untuk Bangun Rumah?
Seperti halnya membeli rumah yang sudah jadi, masyarakat yang ingin membangun rumah sendiri juga bisa menggunakan fasilitas kredit dari bank. Jadi, kalau kamu ingin mengajukan pinjaman untuk membangun rumah, kamu bisa melakukannya.
Ada banyak lembaga pembiayaan yang menyediakan fasilitas kredit untuk membangun rumah. Plafonnya pun bervariasi dengan tenor sampai 10 tahun. Ini tentu akan makin memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah sendiri.
Syarat Pengajuan Kredit Bangun Rumah (KBR)
Beragam fasilitas kredit sekarang tidak hanya disediakan oleh bank saja. Ada banyak pembiayaan multiguna yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan untuk berbagai kebutuhan, termasuk membangun rumah. Dengan menggunakan agunan berupa sertifikat tanah atau BPKB kendaraan bermotor, fasilitas pembiayaan bisa kamu dapatkan.
Untuk memperoleh alokasi dana yang lebih besar, kamu bisa menggunakan kombinasi agunan. Misalnya, dengan menggabungkan agunan sertifikat rumah dengan BPKB mobil. Besaran cicilan yang untuk kredit bangun rumah maksimal adalah 40% dari pendapatan calon debitur. Plafonnya juga tidak boleh lebih dari 70% nilai agunan. Tenor untuk pinjaman pembangunan rumah umumnya antara 1 sampai 5 tahun dengan bunga mulai dari 0,9% per bulan.
Jika kamu tertarik untuk mengajukan kredit untuk membangun rumah, ada berbagai syarat yang harus diketahui. Perlu kamu ketahui, produk KBR tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh Warga Negara Indonesia saja, tetapi juga WNA (Warga Negara Asing) yang memenuhi syarat (berstatus sebagai karyawan, tenaga professional, atau pengusaha).
Beberapa dokumen yang perlu kamu persiapkan untuk pengajuan KBR adalah:
- Kartu identitas berupa KTP atau KITAS untuk WNA
- Kartu keluarga
- Akta nikah atau akta cerai (bagi yang sudah atau pernah menikah)
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
- RAB (Rencana Anggaran Biaya) pembangunan rumah
- Denah bangunan yang akan dibangun.
Tidak hanya itu, calon debitur juga wajib memiliki modal yang bisa diagunkan baik itu sertifikat tanah, rumah, maupun BPKB kendaraan bermotor.
Proses Pengajuan Kredit Bangun Rumah (KBR)
Setelah semua persyaratan di atas kamu siapkan, selanjutnya kamu bisa memulai proses pengajuan KBR dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:
- Cari tahu bank atau lembaga pembiayaan untuk membangun rumah.
- Bawa semua berkas yang dibutuhkan. Masukkan ke dalam satu map kemudian bawa ke bank yang kamu tuju.
- Sampaikan tujuanmu dan serahkan semua berkas kepada petugas. Isi formulir permohonan yang disediakan.
- Setelah berkas permohonanmu masuk, bank akan melakukan survei lokasi dengan mengirimkan petugas.
- Selanjutnya, bank akan melaksanakan sejumlah penilaian yang berkaitan dengan permohonan kredit. Seperti yang sudah disebutkan di atas, nilai maksimal yang mungkin akan dikabulkan oleh bank adalah 70% dari yang sudah kamu ajukan.
- Dalam waktu 1 sampai 2 minggu, bank akan mengabarkan hasil pemeriksaan. Kalau permohonanmu diterima, kamu akan diminta datang kepada notaris yang sudah ditunjuk untuk melakukan penandatanganan perjanjian kredit.
- Setelah perjanjian kredit ditandatangani, dana akan dikirimkan ke rekeningmu secara bertahap.
Meski kredit sudah diterima dan dana dikirimkan, bank tetap akan melakukan pengawasan sampai proses pembangunan rumahmu selesai. Ini demi memastikan bahwa dana yang sudah dicairkan memang digunakan untuk tujuan yang sudah disebutkan di awal pengajuan kredit.
Untuk kredit bangun rumah, bank menyediakan tenor maksimal hingga 10 tahun. Namun, setiap bank tentu memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Sebelum menentukan berapa lama tenor yang tepat untukmu, ada baiknya kamu menghitung kemampuan finansialmu.
Seperti halnya kredit lain, makin pendek tenormu, makin cepat pula kamu bisa melunasi utangmu. Namun, besaran cicilan juga akan makin besar. Sebaliknya, tenor yang panjang akan membuat besaran cicilan jadi lebih kecil. Bijaklah memilih tenor agar kreditmu tidak sampai tertunggak atau bahkan menjadi kredit macet.
Membangun rumah sendiri mungkin jadi pilihan yang menarik bagi sebagian orang. Tapi, tidak sedikit orang yang lebih suka membeli rumah jadi yang siap huni. Apapun pilihanmu, pastikan kamu memilih langkah yang tepat.
Untuk kamu yang ingin mengajukan KPR sebagai opsi membeli rumah, kamu bisa melakukannya lewat IDEAL. Sebagai platform berbasis teknologi informasi siap membantu kamu dalam proses pengajuan KPR dan Pindah KPR. Dengan mengunduh aplikasi IDEAL, kamu bisa memanfaatkan sejumlah fitur antara lain:
- Informasi lengkap seputar pilihan properti dan KPR.
- Proses pengajuan dan pengumpulan data lebih mudah karena dilakukan secara digital dalam satu pintu.
- Kamu bisa mengajukan KPR ke 3 bank sekaligus dari 7 bank yang sudah bermitra dengan IDEAL.
- Bingung memilih dan memulai pencarian rumah KPR? Konsultasikan produk KPR impianmu bersama tim IDEAL.
- Setelah pengajuan, lakukan pemantauan progress-nya secara online dan real-time melalui aplikasi IDEAL.
Bank-Bank yang Menyediakan Kredit Bangun Rumah (KBR)
Ada beberapa bank ternama yang sudah menyediakan KBR untuk kebutuhan bangun rumah Anda, antara lain:
- KBR Bank BTN
- KPR - Renovasi dari BCA
- KPR BNI Griya
- KPR Renovasi BRI
Kata siapa pengajuan KPR itu sulit? Bersama IDEAL, semuanya akan jadi lebih mudah. Unduh aplikasinya dan kunjungi ideal.id untuk mendapatkan informasi selengkapnya!
Ditulis oleh
Baca selanjutnya
Panduan lain yang mungkin membantu
Pertanyaan umum
Masih punya pertanyaan soal KPR?
Apakah IDEAL sudah terdaftar di OJK?
Apakah IDEAL sudah terdaftar dan diawasi oleh pemerintah soal keamanan data?
Bagaimana IDEAL memproteksi data saya?
Jelajahi semua panduan
Artikel lain untuk perjalanan rumahmu

14 Agustus 20253 menit membaca
Cicilan Rumah KPR dan Contoh Simulasi Perhitungannya
Bagaimana cara menghitung besar cicilan atau angsuran KPR rumah? Simak penjelasannya berikut ini!

14 Agustus 20253 menit membaca
Membayar Biaya DP Rumah, Lebih Baik Tinggi atau Rendah?
Berapa idealnya besaran biaya DP saat beli rumah baru atau rumah second? Simak penjelasannya berikut ini!

14 Agustus 20253 menit membaca
SKMHT dan APHT: Pengertian, Perbedaan, Biaya, dan Contoh Lengkapnya
Apa yang dimaksud dengan APHT dan SKMHT dalam pembelian unit rumah KPR? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!

9 Desember 20233 menit membaca
Hal-hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)
Apa yang dimaksud dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)? Apakah apartemen baru dan second bisa dibeli dengan KPA? Simak penjelasannya!

3 September 20253 menit membaca
Pengertian Biaya Appraisal, Aspek Krusial dalam Proses Pengajuan KPR
Apa yang dimaksud dengan appraisal? Berapa biaya appraisal dan siapa yang menanggung biaya appraisal? Simak penjelasannya!

14 Agustus 20254 menit membaca
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Serah Terima Rumah KPR, Catat!
Setelah rumah KPR berada di tanganmu, apa saja berkas yang kamu punya? Hal apa lagi yang perlu kamu lakukan? Simak selengkapnya dalam artikel ini!
