Konsultasi KPR Sekarang
Check out more of our news
Membayar Biaya DP Rumah, Lebih Baik Tinggi atau Rendah?
August 14, 2025 | Waktu baca 3 menit

Ketika kamu memutuskan untuk membeli sesuatu dengan cara kredit, DP atau down payment adalah hal pertama yang harus kamu pertimbangkan. Ini juga berlaku ketika kamu akan membeli rumah dengan sistem KPR, baik rumah baru atau rumah second.
Biaya DP sendiri merupakan sejumlah uang tunai yang dibayarkan di muka ketika kamu membeli sebuah aset maupun properti seperti rumah. Besarnya bervariasi namun umumnya berkisar antara 20% sampai 30% dari nilai total rumah.
Berapa besaran Biaya DP KPR di Indonesia? Bagaimana untuk rumah yang dibeli dari tangan kedua alias second? Mana yang lebih baik, membayar DP tinggi atau rendah? Kita akan mengulas lengkap mengenai DP dalam artikel ini!
Baca juga: Panduan Lengkap KPR
Umumnya besaran biaya DP untuk unit rumah KPR minimal adalah 15% dari harga rumah. Tapi belakangan sudah banyak bank yang menawarkan KPR dengan DP 0% bagi mereka yang baru membeli rumah untuk pertama kalinya.
Kebijakan terkait DP 0% ini merupakan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dilakukan pada tanggal 19 – 20 Oktober 2022 lalu. Berdasarkan rapat tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memperpanjang pemberlakukan DP 0% untuk produk perbankan KPR dan KTA mulai dari 1 Januari sampai 31 Desember 2023. Sebelumnya, program tersebut memang sudah ada sejak bulan Maret 2021.
Perlu diketahui bahwa tidak semua bank menyediakan produk pinjaman termasuk KPR dengan bunga 0%. Karena itu, ada baiknya kamu mencari informasi terlebih dahulu jika memang ingin mendapatkan rumah KPR dengan DP 0%.
Sama seperti membeli rumah KPR yang masih baru, KPR rumah bekas juga dikenakan biaya DP. KPR rumah bekas memiliki aturan kewajiban untuk membayar DP rumah tersebut minimal 5% yang harus dibayarkan kepada pemilik rumah sebelumnya atau penjual.
Meski ada batasan minimal biaya DP yang harus dibayar, tapi biasanya kreditur atau bank menyediakan opsi bagi debitur yang ingin mengajukan KPR dengan DP yang lebih besar. Ada beberapa keuntungan membeli rumah KPR dengan membayar DP besar antara lain:
Di sisi lain, membayar DP besar juga memiliki sejumlah kekurangan yakni perlu waktu lebih lama untuk mengumpulkan uang DP. Artinya, semakin lama juga kamu bisa tinggal di rumahmu sendiri.
Lalu, bagaimana dengan DP kecil? Membayar DP kecil saat akan membeli rumah KPR juga memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Kelebihan pembayaran dengan DP kecil adalah kamu tidak perlu waktu lama untuk mengumpulkan uangnya. Artinya, meskipun penghasilanmu terbatas, kamu tetap bisa cepat-cepat memiliki rumah impianmu.
Sementara itu, kekurangan membayar DP kecil adalah:
Memilih DP besar atau kecil tentu membutuhkan sejumlah pertimbangan. Apa saja?
Misalnya, kawan IDEAL membeli rumah dengan harga 1,2M kemudian melakukan KPR Mandiri lewat Lamudi.co.id. Kemudian berdasarkan pembahasan di atas dengan skema minimal 15%. Maka DP yang perlu kamu bayarkan adalah Rp180 juta. Kemudian, cicilan yang Lamudi.co.id tawarkan berikut ini:
Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa cek cicilan terbaik via website KPR Lamudi.co.id yang sudah berkerjasama langsung dengan IDEAL!
Mau menemukan rumah KPR terbaik sesuai preferensi dan kondisi keuanganmu? IDEAL adalah solusinya. Di IDEAL, kamu tidak hanya bisa mengajukan KPR dan Pindah KPR saja, tapi juga bisa mengajukan aplikasi KPR ke 3 bank sekaligus. Unduh aplikasinya, ajukan KPR-mu dan pantau perkembangannya secara online lewat IDEAL!